Urgensi Lembaga Nirlaba Islam Dalam Pemberdayaan Masyarakat Miskin di Indonesia

  • Bakri Bakri.
Keywords: Nirlaba Islam, Dompet Dhuafa, Pemberdayaan, Masyarakat Miskin

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang urgensi lembaga nirlaba islam dalam memberdayakan masyarakat miskin di Indonesia, mengetahui strategi penghimpunan dana zakat, infaq, sedekah, dana kemanusiaan, infaq terikat (CSR), dan tebar hewan kurban yang dilaksanakan oleh lembaga Dompet Dhuafa, mengetahui implementasi sistem manajemen mutu, audit internal, manajemen sumber daya manusia pada lembaga Dompet Dhuafa serta mengetahui kiprah lembaga Dompet Dhuafa dalam aliansi strategis bidang advokasi dan dunia internasional. Dengan menggunakan instrumen pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentas, dengan teknik analisis data deskriptif dengan cara melaksanakan reduksi data. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, peran lembaga Dompet Dhuafa terbatas pada bidang ekonomi berbasis pertanian, pendidikan, kesehatan, dan pengembangan sosial. Kedua, strategi penghimpunan dana (fund raising ) zakat, infaq, sedekah, dana kemanusiaan, infaq terikat (CSR), dan tebar hewan kurban yang dilaksanakan yaitu : strategi retail, strategi kemitraan korporasi, strategi kerja sama dengan lembaga internasional, strategi digital marketing, banking channel, strategi Mitra Pengelola Zakat, strategi marketing communication, straegi layanan donator, strategi direct marketing, strategi donors relation management, strategi kampanye menggunakan figur dan tokoh publik dan strategi kampanye tematik. Ketiga, sistem manajemen mutu yang diimplementasikan Dompet Dhuafa berbasis ISO 9001 : 2008 yang berada dibawah pengawasan divisi Quality Management System. Keempat, terdapat divisi internal audit  yang bertugas membuat analisis dan penilaian di bidang keuangan, akuntansi, operasional, dan kegiatan lainnya melalui pemeriksaan serta memberikan saran perbaikan dan informasi yang objektif tentang kegiatan yang di-review kepada semua tingkatan manajemen. Kelima, manajemen sumber daya manusia Dompet Dhuafa  dilakukan oleh divisi Human Capital yang berfungsi untuk melaksanakan recruitment, training and development, industrial relation, dan compensation benefit. Proses rekrutmen SDM dilakukan melalui jalur reguler dan Management Trainee (MT). Rekrutmen reguler dilakukan untuk memenuhi kebutuhan SDM sesuai struktur organisasi. Rekrutmen MT dilakukan untuk tujuan regenerasi amil dengan program training selama delapan bulan, terdiri dari training in class, on the job training, dan ujian. Keenam, kiprah dalam aliansi strategis bidang advokasi berupa bantuan advokasi bagi rakyat kecil yang berada di wilayah konflik dan kiprah di dunia internasional berupa bantuan pangan untuk para pengungsi Suriah, bantuan bagi korban tragedi kemanusiaan di Palestina, di Mesir, dan bencana di Filipina dan negara lainnya

Published
2018-08-24