Uang Panai and Investment (Study on the value of local wisdom in the marriage of the Bugis Makassar tribe)

  • Abdul Rahim Institut Agama Islam Negeri Bone
  • Juhasdi Susono Sekolah Tinggi Agama Islam Al Furqan Makassar
  • Amiruddin K Amiruddin K Universitas Islam Negeri Alauddin Makasaar
  • St Habibah Sekolah Tinggi Agama Islam Al Furqan Makassar
  • Markuna Markuna Sekolah Tinggi Agama Islam Al Furqan Makassar

Abstract

Uang panai’ merupakan suatu budaya khas (kearifan lokal) yang dimiliki oleh suku Bugis-Makassar dalam melaksanakan perkawinan. Pentingnya kedudukan  uang panai’ dalam adat perkawinan Bugis-Makassar berwujud menjadi suatu kewajiban bagi pihak laki-laki untuk diserahkan kepada pihak perempuan, dan bisa menjadi penyebab batalnya perkawinan apabilah tidak ada kesepakatan di antara kedua belah pihak tentang jumlahnya uang panai’. Tulisan ini hadir untuk mendeskripsikan fenomena  uang panai’ sebagai modal investasi dalam masyarakat Bugis-Makassar. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif  berbasis kepada field research dengan pendekatan interdisipliner (ekonomi, sosial dan budaya). Hasil penelitian ini mendeskripsikan bahwa fenomena uang panai’ dijadikan investasi sebagai suatu solusi atas penggunaan uang panai’ dalam pesta/resepsi perkawinan secara berlebih-lebihan (mubazzir).  Walaupun fenomena ini masih kontradiktif di kalangan para ahli dan tokoh masyarakat.  

Published
2020-12-14
Section
Articles

Creative Commons License
Al Ulum by http://www.journal.iaingorontalo.ac.id/index.php/au is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

----- Lihat Statistik Al-Ulum View MyStat -----

Editorial Address: Building Unit lt.2 Campus 1 IAIN Sultan Amai Gorontalo Jl. Gelatik no 1 Kota Utara Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Indonesia.  Telp.(0435) 821942, Fax. (0435) 822725 email: jurnalalulum@gmail.com, alulum@iaingorontalo.ac.id