KOMUNIKASI POLITIK DITINJAU DARI PERSPEKTIF ILMU KOMUNIKASI DAN ILMU POLITIK

  • Erwin Jusuf Thaib IAIN Sultan Amai Gorontalo

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk membahas tentang komunikasi politik ditinjau dari dua perspektif yakni perspektif ilmu komunikasi dan perspektif politik. Secara teoritis maupun secara praktis, komunikasi politik tidak dapat dipisahkan dari ilmu komunikasi dan ilmu politik. Kajian dalam artikel ini dilakukan dengan analisis deskriptif dengan pendekatan studi literasi yang relevan. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa dari perspektif ilmu komunikasi, komunikasi politik dilihat dari dua aspek yakni aspek komunikasi mekanistis yang bertumpu pada teori Lasswell yakni komunikator menyampaikan pesan kepada khalayak tertentu melalui suatu media dengan efek tertentu. Aspek yang kedua adalah interaksi simbolik yang bersandar pada teori  Mead. Berdasarkan pandangan ini maka setiap politisi atau kelompok politik akan mengedepankan suatu atribut khas sebagai simbol identitas dirinya dalam sebuah proses komunikasi positif. Komunikasi politik dari perspektif ilmu politik adalah wahana yang bisa digunakan untuk mengkomunikasikan pesan politik yang tujuan akhirnya adalah pencapaian kekuasaan dalam berbagai dimensinya. Komunikasi politik bisa diperankan oleh politisi yang memiliki tujuan untuk meraih kekuasaan tertentu, atau bisa juga diperankan oleh profesional di mana dia dengan keahliannya menghubungkan kepentingan politik dengan khalayak sasarannya

Published
2019-06-01
How to Cite
Thaib, E. (2019). KOMUNIKASI POLITIK DITINJAU DARI PERSPEKTIF ILMU KOMUNIKASI DAN ILMU POLITIK. Farabi: Journal of Ushuluddin & Islamic Thought, 16(1), 1-18. Retrieved from http://journal.iaingorontalo.ac.id/index.php/fa/article/view/1030
Section
Articles