Manajemen Pengawasan Gerakan Anak Yatim Ceria Menuju Bone Bolango Cerdas

  • Irma Makmur IAIN Sultan Amai Gorontalo

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk bagaimana gerakan anak yatim dalam mewujudkan Bone Bolango cerdas. Metode yang digunakan adalah kualtitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa salah satu penyebab keberhasilan program Gerakan  Anak Yatim Ceria tersebut terletak pada bagaimana keberhasilan manajemennya. Kemampuan manajemen yang baik dalam pengelolaan Gerakan  Anak Yatim Ceria oleh pemerintah kabupaten Bone Bolango dapat mewujudkan sasaran yang hendak dicapai terutama terkait dengan jargon “Menuju Bobebolango Cerdas”. Melalui langkah perencanaan (Planning), pengorganisasian (Organizing), pelaksanaan (Actuating / Directing)  dan pengawsan (Controlling) dan evaluasi (evaluation) Gerakan  Anak Yatim Ceria menuju Bone Bolango Cerdas berjalan dengan sangat baik. Melalui manajemen, sejak dikukuhkan pada beberapa tahun silam, tepatnya pada 11 Januari 2017, Gerakan  Anak Yatim Ceria menuju Bone Bolango Cerdas telah memperlihatkan peningkatan yang sangat signifikan. Bila pada awalnya Gerakan ini baru bisa memberi santunan Rp. 500.000 pertahun maka pada tahun 2020 nanti gerakan ini akan ditingkatkan menjadi 1 juta rupiah setiap tahun bagi satu anak yatim. Selain itu bentuknya pun akan berubah dari bentuk uang tunai menjadi dalam wujud barang agar bantuan tersebut tepat guna.

Published
2019-12-31