Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui Model Pembelajaran Berbasis Masalah

  • Karmila Karmila

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar IPA melalui model Pembelajaran Berbasis Masalah. Model penelitian yang digunakan adalah model Kemmis dan Taggart dengan subjek penelitian berjumlah 41 siswa yang terdiri dari 21 siswa laki-laki dan 20 perempuan pada  kelas IV SDN Telaga Kecamatan Telaga Hulawa, Kota Gorontalo. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas. Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas IV SDN Telaga Kecamatan Telaga Hulawa, Kota Gorontalo. Fokus penelitian adalah penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah dan hasil belajar IPA. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan dokumentasi dengan menggunakan analisis data kuantitatif dan kualitatif deskriptif. Tekhnik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif . Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadinya peningkatan hasil belajar IPA melalui Pembelajaran Berbasis Masalah pada siswa kelas IV SDN Telaga Kecamatan Telaga Hulawa, Kota Gorontalo. Dimana siklus I berada pada kategori sedang sedangkan pada siklus II berada pada kategori tinggi. Selain itu aktivitas guru dan siswa juga mengalami peningkatan. Dengan demikian Pembelajaran Berbasis Masalah dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN Telaga Kecamatan Telaga Hulawa, Kota Gorontalo.

Published
2018-02-01
Section
Articles