Komunikasi Efektif Sebagai Key Word Terwujudnya Poligami Harmonis di Kabupaten Bone Bolango

  • Dikson T. Yasin IAIN Sultan Amai Gorontalo
Keywords: Komunikasi, Efektif, Poligami dan Harmonis

Abstract

Poligami memang menjadi hal yang ditakuti, meskipun sudah diberikan penjelasan mengapa agama islam memperbolehkan poligami karena. Karena perkawinan poligami tidak hanya menimbulkan rasa kekecewaan terhadap istri, tetapi juga menimbulkan rasa ketidakadilan terhadap kaum perempuan pada umumnya. Istri yang dipoligami selalu merasa tersisihkan karena suami cenderung lebih memperhatikan istri yang baru (isteri mudanya) ketimbang istri pertama. Agaknya  keharusan  berlaku  adil  kepada  kedua istrinya sulit diwujudkan sehingga bukanlah surga yang diperoleh tetapi akan menambah dosa disebabkan berkembangnya rasa saling curiga antara isteri pertama dengan isteri. Berbeda dengan keluarga poligami ditiga kecamatan pada Kab. Bone Bolango, pasangan keluarga poligami ditiga kecamatan ini, kehidupan keluargannya hingga saat ini tetap rukun dan tidak terjadi perselisihan baik diantara istri-istrinya dan anak-anaknya. Jika ada permasalah selalu diselesaikan dengan komunikasi, seperti selalu memberi pesan, sehingga pesan tersebut dimaknai oleh para istri, sebagai komunikasi efektif dalam menjalin hubungan yang hangat dan menyenangkan dalam keluarga.   

Penelitian ini bersifat lapangan (field reseach) sebagai prosedur pemecahan masalah yang diselidiki dengan mengambarkan objek penelitian berdasarkan fakta sebagaimana adanya. Dengan menggunakan pendekatan Psikologi Behaviorisme merupakan bidang ilmu didalam psikologi keluarga didalamnya mempelajari tentang perilaku seseorang, berupaya untuk mengidentifikasi kualitas yang essensial dari pasangan keluarga poligami.  

Adapun temuan penelitian sebagai berikut: (1) Keberadaan pasangan poligami harmonis pada masyarakat Bonebolango tumbuh dengan rasa  cinta  dan kasih sayang yang mendalam, sehingga bersedia hidup berpoligami dengan cara sirri atau tidak tercatat di KUA setempat. (2) Pesan moral poligami yang dipraktekan masyarakat Bonebolango yang berhasil peneliti wawancarai yakni setiap pasangan poligami mampu membina rasa cinta dan kasih sayang antara pasangan suami istri dengan cara saling memahami masing-masing pasangan dan menjaga tidak ada komunikasi yang terputus sehingga terwujud ketentraman dalam keluarga, sebagaimana al-Qur’an menyebutnya dengan konsep sakinah, mawadah, wa rahma

Published
2020-10-01
Section
Articles

Jurnal AL-Himayah  Alamat redaksi Jl Gelatik no 1 Kota Utara Gorontalo Prov. Gorontalo.