Analisis Perkembangan Kinerja Keuangan Badan Layanan Umum pada Rumah Sakit Bhayangkara Kendari
DOI:
https://doi.org/10.30603/ab.v21i2.7165Keywords:
Public Service Agency, Financial Performance, Financial RatiosAbstract
This study aims to analyze the development of Bhayangkara Hospital Kendari’s financial performance after implementing the Public Service Agency Financial Management Pattern in 2020–2024. The analytical tool used is financial ratios based on PER-22/PB/2020. The research applies a comparative descriptive design with a quantitative approach at Bhayangkara Hospital Kendari. Results showed that financial performance fluctuated during the five-year period. The highest score was recorded in 2022, reaching 75.53, categorized as good with an A predicate, while the lowest score occurred in 2024 with 60.53, categorized as fair with a BBB predicate. In general, the performance from 2020 to 2022 ranged between 69.74 and 75.53, consistently included in the good category with an A predicate. However, in 2023 and 2024, the scores decreased to between 60.53 and 67.11, shifting to the FAIR category with a BBB predicate. Overall, the hospital’s financial performance remained stable in the first three years under the good category, but showed a declining trend in the last two years, reflected in its shift to the fair category.
References
Agustiningsih, I., & Andriani, R. (2024). Pengaruh karakteristik pengguna jasa pelayanan kesehatan terhadap persepsi mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit. Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan, 3(5), 227–240.
Ait Jillali, S., & Belkasseh, M. (2022). Financial performance: An early abandoned or independently sufficient approach. Archives of Business Research, 10(3), 191–216.
Astuti, Y., & Rahman, A. (2019). Kinerja keuangan rumah sakit pemerintah setelah penerapan BLU. Jurnal Administrasi Publik, 16(1), 101–115.
Bastian, I. (2014). Sistem Pengendalian Manajemen Sektor Publik. Jakarta: Salemba Empat.
Creswell, J. W. (2014). Research Design. Thousand Oaks: Sage
Davis, J. H., Schoorman, F. D., & Donaldson, L. (1997). Toward a stewardship theory of management. Academy of Management Review, 22(1), 20–47.
Direktorat Jenderal Perbendaharaan. (2020). PER-22/PB/2020 tentang Pedoman Penilaian Kinerja BLU Bidang Layanan Kesehatan.
Direktorat Jenderal Perbendaharaan. (2020). Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor PER-22/PB/2020 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor PER-36/PB/2016 Tentang Pedoman Penilaian Kinerja Badan Layanan Umum Bidang Layanan Kesehatan. Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Djuhaeni, Henni. 2006. Akuntansi Rumah Sakit. Bandung: Universitas Padjadjaran.
Finkler, S. A., Ward, D. M., & Baker, J. J. (2013). Essentials of Cost Accounting for Health Care Organizations. Burlington: Jones & Bartlett.
Gapenski, L. C. (2012). Healthcare Finance: An Introduction to Accounting and Financial Management. Chicago: Health Administration Press.
Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate. Semarang: UNDIP.
Halim, A., & Kusufi, M. S. (2014). Akuntansi Sektor Publik. Jakarta: Salemba Empat.
Hidayat, R., & Lestari, E. (2021). Analisis efektivitas dan efisiensi keuangan BLU rumah sakit. Jurnal Manajemen Kesehatan, 9(2), 134–147.
Hood, C. (1991). A public management for all seasons? Public Administration, 69(1), 3–19.
Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs and ownership structure. Journal of Financial Economics, 3(4), 305–360.
Kaplan, R. S., & Norton, D. P. (1996). Using the balanced scorecard as a strategic management system. Harvard Business Review, 74(1), 75–85.
Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Keuangan Nomor 129/PMK.05/2020 tentang Pengelolaan BLU.
Kurniawati, D., & Prabowo, A. (2020). Rasio keuangan sebagai indikator kinerja sektor publik. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Daerah, 15(2), 75–90.
Langabeer, J. R. (2007). Health Care Operations Management. Sudbury: Jones & Bartlett.
Lapsley, I. (2009). New public management: The cruellest invention of the human spirit? Abacus, 45(1), 1–21.
Mahmudi. (2016). Manajemen Kinerja Sektor Publik. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
Mardiasmo. (2018). Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta: Andi.
McCue, M. J., & Ozcan, Y. A. (1992). Determinants of hospital financial performance. Hospital & Health Services Administration, 37(3), 369–380.
Mulyadi. (2016). Sistem Perencanaan dan Pengendalian Manajemen. Jakarta: Salemba Empat.Priastuti, W. Y., & Masdjojo, G. N. (2017). Efektivitas Kinerja Keuangan Dan Non Keuangan Pada Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (Ppk Blud) Rsud Ambarawa Kabupaten Semarang.
Nordiawan, D., Putra, I. S., & Rahmawati, M. (2012). Akuntansi Pemerintahan. Jakarta: Salemba Empat.
Nurliah, N., Mus, A. R., & Dani, I. (2023). Analisis Kinerja Keuangan Pada Badan Layanan Umum (BLU) Rumah Sakit Umum. Tata Kelola, 10(2), 63-78.
Nurliah, N., Mus, A. R., & Dani, I. (2023). Analisis kinerja keuangan pada Badan Layanan Umum rumah sakit umum. Tata Kelola, 10(2), 63–78.
Osborne, D., & Gaebler, T. (1992). Reinventing Government. Reading, MA: Addison-Wesley.
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 129/PMK.05/2020 Tahun 2020 tentang Pedoman Pengelolaan Badan Layanan Umum.
Pollitt, C., & Bouckaert, G. (2017). Public Management Reform: A Comparative Analysis. Oxford: Oxford University Press.
Pratama, R., & Nugroho, R. (2021). Analisis rasio keuangan sebagai alat ukur kinerja rumah sakit BLU. Jurnal Akuntansi Publik, 5(1), 45–59.
Putri, M. E., & Santoso, B. (2022). Pengaruh pendapatan PNBP terhadap kinerja keuangan rumah sakit BLU. Jurnal Akuntansi Pemerintahan, 4(1), 55–68.
Rahayu, A., Nurodin, I., & Sulaeman, S. (2023). Analysis Of Accrual-Based Government Accounting Standards Application To The Financial Reports Of Regional Public Service Agency (BLUD). JAKU (Jurnal Akuntansi & Keuangan Unja)(E- Journal), 8(2), 100-109.
Ramanda, R., Irwan, M., & Yulis, Y. E. (2022). Analisis Laporan Keuangan Sebagai Dasar Dalam Menilai Kinerja Keuangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teluk Kuantan. Jurnal Ekonomi Al-Khitmah, 4(2), 49-56.
Republik Indonesia. (2004). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara.
Republik Indonesia. (2004). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara.
Republik Indonesia. (2005). Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum.
Republik Indonesia. (2012). Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Keuangan BLU.
Sari, D. P., & Wahyuni, S. (2020). Evaluasi kinerja keuangan BLU rumah sakit pemerintah daerah. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan, 8(2), 233–248.
Setiawati, E., Afif, M. N., & Triwidatin, Y. (2024). Analisis Rasio Keuangan untuk Menilai Kinerja Keuangan pada RS Paru Dr M Goenawan Partowidigdo Cisarua Bogor Periode 2016- 2020. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(5), 7135- 7149.
Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta
Utami, N., & Kurniawan, A. (2022). Pengaruh fleksibilitas keuangan terhadap kinerja BLU rumah sakit. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 13(1), 88–103.
Worthington, A. C. (2004). Frontier efficiency measurement in public services. International Journal of Public Sector Management, 17(6), 529–543.
Zelman, W. N., McCue, M. J., & Glick, N. D. (2009). Financial Management of Health Care Organizations. San Francisco: Jossey-Bass.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Agus Bandang, Fadhel Rifkiadli, Andi Kusumawati, Haerial Haerial, Mahfiza Mahfiza

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














