Pengaruh Penerapan Due Professional Care dan Akuntabilitas Audit Internal terhadap Efektifitas Audit Internal dengan Masa Tugas Sebagai Variabel Moderasi

Studi pada Satuan Pengawas Internal Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri di Indonesia

Penulis

  • Bakri Bakri IAIN Sultan Amai Gorontalo
  • Mahfiza Mahfiza IAIN Sultan Amai Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.30603/ab.v19i2.7633

Kata Kunci:

Due professional care, , Accountability, Auditor tenure, Internal audit effectiveness

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh due professional care dan akuntabilitas auditor internal terhadap efektivitas audit internal dengan masa tugas auditor sebagai variabel moderasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain survei eksplanatori. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada auditor internal yang tergabung dalam Satuan Pengawasan Internal (SPI) Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) di Indonesia dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa due professional care dan akuntabilitas auditor internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas audit internal. Temuan ini mengindikasikan bahwa auditor yang menerapkan kehati-hatian profesional serta memiliki tingkat akuntabilitas yang tinggi mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan audit internal. Selanjutnya, hasil uji moderasi menunjukkan bahwa masa tugas auditor memperkuat pengaruh due professional care terhadap efektivitas audit internal karena pengalaman kerja yang lebih panjang memungkinkan auditor menerapkan kehati-hatian profesional secara lebih konsisten dan efektif dalam berbagai kondisi audit. Namun, masa tugas auditor tidak memoderasi pengaruh akuntabilitas terhadap efektivitas audit internal, yang mengindikasikan bahwa akuntabilitas auditor lebih dipengaruhi oleh nilai profesional dan sistem pengendalian organisasi dibandingkan oleh lamanya masa tugas. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kompetensi profesional, sikap akuntabel, serta pengelolaan masa tugas auditor internal secara proporsional guna meningkatkan efektivitas audit internal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan literatur audit internal sektor publik serta menjadi rujukan praktis bagi pimpinan perguruan tinggi dalam memperkuat fungsi pengawasan internal.

Referensi

Agoes, S. (2012). Auditing: Petunjuk Praktis Pemeriksaan Akuntan oleh Akuntan Publik. Jakarta: Salemba Empat.

Agoes, S., & Hoesada, J. (2009). Bunga rampai auditing. Salemba Empat.

Anao. (2012). Public sector internal auditing. Australian National Audit Office.

Arens, A. A., Elder, R. J., & Beasley, M. S. (2016). Auditing and assurance services: An integrated approach (15th ed.). Pearson Education.

Arikunto, S. (2002). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik (Edisi Revisi). Jakarta: Rineka Cipta.

Barker, T., Pistrang, N., & Elliott, R. (2002). Research Methods in Clinical Psychology: An Introduction for Students and Practitioners. Chichester: John Wiley & Sons.

Bastian, I. (2014). Akuntansi sektor publik. Erlangga.

DeAngelo, L. E. (1981). Auditor size and audit quality. Journal of Accounting and Economics, 3(3), 183–199.

DeZoort, F. T., Harrison, P. D., & Taylor, M. H. (2002). Accountability and auditors’ materiality judgments: The effects of differential pressure strength on conservatism, variability, and effort. Accounting, Organizations and Society, 27(4–5), 415–437

Dittenhofer, M. (2001). Internal Auditing Effectiveness: An Expansion of Present Methods. Managerial Auditing Journal, 16(8), 443–450.

Ghozali, I. (2011). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Gufroni. (2021). Dugaan tindak pidana korupsi pembangunan asrama mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Media Nasional.

Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2017). A Primer on Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Harris, K., & Williams, B. (2020). The effect of auditor experience on audit quality indicators. Journal of Accounting Research, 58(3), 1–25.

Heider, F. (1958). The psychology of interpersonal relations. New York: Wiley.

IAI. (2018). Kode Etik dan Standar Profesional Akuntan Publik. Jakarta: Ikatan Akuntan Indonesia.

IAI. (2018). Standar Profesional Akuntan Publik. Jakarta: Ikatan Akuntan Indonesia.

Ibda, F. (2015). Perkembangan kognitif: Teori Jean Piaget. Intelektualita, 3(1), 27–38.

Ikatan Akuntan Indonesia. (2011). Standar Profesional Akuntan Publik. Jakarta: Salemba Empat.

Institute of Internal Auditors (IIA). (2010). International Standards for the Professional Practice of Internal Auditing. Florida: The Institute of Internal Auditors Research Foundation.

Institute of Internal Auditors (IIA). (2011). International professional practices framework (IPPF). The Institute of Internal Auditors.

Institute of Internal Auditors (IIA). (2011).International professional practices framework (IPPF). IIA.

Iryani, & Arsanti, T. A. (2013). Audit internal non-akademik sebagai bagian dari penjaminan mutu perguruan tinggi. Jurnal Akuntansi Publik, 5(2), 45–56.

Iryani, & Arsanti. (2013). Audit internal non-akademik dalam penjaminan mutu perguruan tinggi. Jurnal Akuntansi Publik, 5(2), 45–56.

Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs and ownership structure. Journal of Financial Economics, 3(4), 305–360.

Kelley, H. H. (1973). The processes of causal attribution. American Psychologist, 28(2), 107–128.

Lestari, N. K. A., & Yadnyana, I. K. (2019). Peran etika auditor dalam memperkuat akuntabilitas terhadap kualitas audit. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 27(2), 987–1012.

Libby, R., & Luft, J. (1993). Determinants of judgment performance in accounting settings. Accounting, Organizations and Society, 18(5), 425–450.

Mardiasmo. (2005). Akuntansi sektor publik. Andi.

Mardiasmo. (2005). Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta: Andi Offset.

Masri Singarimbun, & Sofian Effendi. (1995). Metode Penelitian Survei. Jakarta: LP3ES.

Maulia, S. T. (2010). Pengaruh akuntabilitas terhadap kualitas audit. Jurnal Akuntansi, 14(1), 23–34.

Mihret, D. G., & Yismaw, A. W. (2007). Internal audit effectiveness: An Ethiopian public sector case study. Managerial Auditing Journal, 22(5), 470–484.

Moleong, L. J. (2008). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mulyadi. (2013). Auditing (Edisi 6). Salemba Empat.

Nainggolan. (2018). Kasus korupsi pembangunan gedung UIN Sumatera Utara. Media Nasional.

Nugroho, B. Y., & Fitriany. (2019). Etika auditor, due professional care, dan kualitas audit. Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia, 23(1), 1–15.

Nunnally, J. C. (1978). Psychometric Theory (2nd ed.). New York: McGraw-Hill.

Pemerintah Republik Indonesia. (2008). Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang pelaporan keuangan dan kinerja instansi pemerintah.

Putra, I. M. A., & Dwirandra, A. A. N. B. (2019). Akuntabilitas auditor dan kualitas audit. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 28(1), 145–170.

Putri, I. A. D., & Suputra, I. D. G. D. (2017). Pengaruh due professional care terhadap kualitas audit. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 19(2), 1234–1260.

RB. Kisnanto. (2021). Dugaan korupsi anggaran di UIN Suska Riau. Media Nasional.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational behavior (17th ed.). Pearson Education.

Sari, N. M. D. P., & Ramantha, I. W. (2015). Due professional care sebagai determinan kualitas audit. Jurnal Akuntansi, 10(1), 45–60.

Sari, N. P. L., & Wirakusuma, M. G. (2014). Pengaruh akuntabilitas terhadap kualitas audit. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 9(1), 1–15.

Sarwono, J. (2012). Path Analysis dengan SPSS. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Sekaran, U. (2009). Research Methods for Business: A Skill Building Approach. New York: John Wiley & Sons.

Sekaran, U., & Bougie, R. (2010). Research Methods for Business: A Skill-Building Approach (5th ed.). Chichester: John Wiley & Sons.

Sekaran, U., & Bougie, R. (2014). Research Methods for Business: A Skill-Building Approach (6th ed.). Chichester: John Wiley & Sons.

Siti Kurnia Rahayu, & Ely Suhayati. (2010). Auditing: Konsep dasar dan pedoman pemeriksaan akuntan publik. Graha Ilmu.

SPAP. (2001). Standar profesional akuntan publik. IAPI.

Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP). (2011). Standar audit. Ikatan Akuntan Indonesia.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Svanberg, J., & Öhman, P. (2013). Auditors’ time pressure and audit quality: The role of ethical commitment. Journal of Business Ethics, 118(2), 331–344.

Sweeney, B., Arnold, D., & Pierce, B. (2010). The impact of perceived ethical culture of the firm on auditors’ ethical decision-making. Accounting, Organizations and Society, 35(7), 692–708.

Tetlock, P. E. (1984). Accountability and the perseverance of first impressions. Social Psychology Quarterly, 46(4), 285–292.

Tetlock, P. E. (1984). Accountability and the Perseverance of First Impressions. Social Psychology Quarterly, 46(4), 285–292.

Van Gansberghe, C. N. (2005). Internal auditing in the public sector. World Bank Working Paper.

Van Gansberghe, C. N. (2005). Internal auditing in the public sector: A consultative forum. World Bank.

Xiao, T., Geng, C., & Yuan, C. (2020). Audit effort and audit quality. Accounting Horizons, 34(4), 1–20.

Zahmatkesh, S., & Rezazadeh, J. (2017). The effect of auditor professional competence on audit quality. International Journal of Accounting and Economics Studies, 5(2), 1–10.

Zahmatkesh, S., & Rezazadeh, J. (2017). The effect of auditor professional competence on audit quality. International Journal of Accounting and Economics Studies, 5(2), 1–10.

Diterbitkan

2023-12-31

Cara Mengutip

Bakri Bakri, & Mahfiza, M. (2023). Pengaruh Penerapan Due Professional Care dan Akuntabilitas Audit Internal terhadap Efektifitas Audit Internal dengan Masa Tugas Sebagai Variabel Moderasi: Studi pada Satuan Pengawas Internal Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri di Indonesia. Al-Buhuts, 19(2), 590–607. https://doi.org/10.30603/ab.v19i2.7633

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.