Comparative Study of Islamic Learning Practices in Early Childhood Institutions in Indonesia and Malaysia
Kata Kunci:
kultur belajar, Pendidikan Agama Islam, PAUD, TK Aisyiyah, Indonesia–MalaysiaAbstrak
Pendidikan Agama Islam (PAI) pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berperan penting dalam membentuk karakter religius anak sejak dini. Meskipun Indonesia dan Malaysia sama-sama mengembangkan pendidikan Islam pada tingkat prasekolah, perbedaan kebijakan kurikulum dan konteks sosial-budaya diduga membentuk kultur belajar yang berbeda. Namun, kajian komparatif yang secara khusus membahas kultur belajar PAI pada tingkat PAUD di kedua negara masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif kultur belajar PAI pada TK Aisyiyah Muhammadiyah di Indonesia dan Tadika Alfikh Orchard di Malaysia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-komparatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan analisis data model Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tadika Alfikh Orchard menerapkan kultur belajar yang modern dan terstruktur dengan penekanan pada disiplin, adab, serta integrasi teknologi dalam pembelajaran. Sebaliknya, TK Aisyiyah Muhammadiyah menampilkan kultur belajar yang lebih humanis dan fleksibel melalui pembiasaan religius, keteladanan guru, dan pendekatan bermain sambil belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perbedaan kultur belajar di kedua lembaga dipengaruhi oleh kebijakan pendidikan dan nilai budaya masing-masing negara. Malaysia lebih menonjol dalam struktur dan standarisasi pembelajaran, sedangkan Indonesia lebih kuat dalam pembentukan karakter melalui interaksi emosional dan pembiasaan nilai religius.








