Internalisasi Nilai Al-Qur’an pada Santriwati Takhassus dan Reguler dalam Studi Kualitatif Komparatif di Pondok Pesantren Darul Aman Gombara Makassar
Keywords:
Internalisasi nilai, Pola pikir religius, Al-Qur'an, Santriwati Takhassus, Santriwati RegulerAbstract
Penelitian internalisasi nilai Al-Qur’an di pesantren umumnya masih menekankan aspek kognitif dan belum membandingkan kedalaman internalisasi antara santriwati takhassus dan reguler dalam satu institusi. Penelitian ini menganalisis internalisasi nilai Al-Qur’an sebagai proses pembentukan identitas religius secara komparatif di Pondok Pesantren Darul Aman Gombara. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus komparatif, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi kegiatan tahfidz, lalu dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa interaksi Qur’ani yang sistematis dan berkelanjutan melalui program tahfidz menghasilkan mekanisme internalisasi yang berbeda. Santriwati takhassus memandang Al-Qur’an sebagai orientasi hidup dan bagian dari identitas religius yang tercermin dalam regulasi emosi, kedisiplinan, dan konsistensi adab. Sementara itu, santriwati reguler mengalami internalisasi bertahap dari motivasi eksternal menuju kesadaran internal, namun belum sepenuhnya terintegrasi dalam struktur identitas diri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa intensitas interaksi, lingkungan pembinaan, dan peran pendidik berpengaruh signifikan terhadap kedalaman internalisasi nilai.








