INSTILLING RELIGIOUS MODERATION: A STUDY OF PAI AND ETHICS LEARNING AT SD ANGKASA 3 SULTAN HASANUDDIN AIR BASE

Penulis

  • Khairul Saleh UIN Alauddin Makassar
  • Syamsuddin UIN Alauddin Makassar

DOI:

https://doi.org/10.30603/tjmpi.v14i1.6479

Kata Kunci:

Moderasi beragama, pendidikan Islam, karakter, toleransi, sekolah dasar

Abstrak

Indonesia sebagai negara yang majemuk senantiasa menghadapi tantangan dalam membangun harmoni di tengah keberagaman agama dan budaya. Sekolah memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai inklusif sejak dini. Penelitian ini bertujuan mengkaji proses internalisasi nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SD Angkasa 3 Lanud Sultan Hasanuddin, sebuah sekolah dasar yang dihuni oleh siswa dari berbagai latar belakang agama. Meskipun kebijakan nasional mendorong moderasi beragama, bukti empiris pada tingkat sekolah dasar masih minim. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan meliputi guru PAI, kepala sekolah, dan siswa dari beberapa jenjang kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai seperti toleransi (tasamuh), keadilan (i’tidal), dan keseimbangan (tawazun) diintegrasikan melalui materi ajar dan praktik keseharian. Guru mempraktikkan strategi pembelajaran kontekstual dan menjadi teladan dalam menciptakan ruang kelas yang inklusif. Kendati demikian, ditemukan tantangan di kelas rendah, di mana peserta didik masih kesulitan memahami konsep abstrak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran yang terstruktur dan dikombinasikan dengan budaya sekolah yang nyata efektif membentuk sikap moderat. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi pendidik dan pembuat kebijakan dalam memperkuat pendidikan toleransi sejak pendidikan dasar.

Diterbitkan

2026-02-10

Cara Mengutip

Saleh, K., & Syamsuddin. (2026). INSTILLING RELIGIOUS MODERATION: A STUDY OF PAI AND ETHICS LEARNING AT SD ANGKASA 3 SULTAN HASANUDDIN AIR BASE. Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 14(1), 20–33. https://doi.org/10.30603/tjmpi.v14i1.6479