URGENSI SUPERVISI PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI SEKOLAH
THE URGENCY OF EDUCATIONAL SUPERVISION IN IMPROVING THE QUALITY OF LEARNING IN SCHOOLS
DOI:
https://doi.org/10.30603/tjmpi.v14i3.7586Kata Kunci:
supervisi pendidikan, kualitas pembelajaran, profesionalisme guruAbstrak
Kualitas pembelajaran di sekolah sangat dipengaruhi oleh kompetensi guru dan efektivitas pelatihan profesional yang diterimanya. Dalam praktiknya, pengawasan pendidikan di Indonesia masih cenderung bersifat administratif dan belum optimal dalam mendorong peningkatan kualitas pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji urgensi supervisi pendidikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah serta mengidentifikasi tantangan dan strategi optimalisasi supervisi yang relevan dengan konteks pendidikan Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan literatur terhadap buku akademik, artikel jurnal, dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi konsep, peran, dan efektivitas pengawasan pendidikan terhadap kualitas pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa supervisi pendidikan yang dilaksanakan secara akademik, klinis, kolaboratif, dan reflektif reflektif signifikan terhadap peningkatan kompetensi pedagogik guru, keterlibatan siswa, inovasi pembelajaran, serta hasil belajar. Supervisi juga berperan sebagai penghubung antara kebijakan pendidikan, khususnya Kurikulum Merdeka, dengan praktik pembelajaran di kelas. Dampak penelitian ini menegaskan bahwa supervisi pendidikan yang humanis, partisipatif, dan berkelanjutan merupakan instrumen strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan profesionalisme guru di sekolah.
Referensi
Addini, A. F., Husna, A. F., Damayanti, B. A., Fani, B. I., Nihayati, C. W. N. W., Daniswara, D. A., et al. (2022). Konsep dasar supervisi pendidikan. Jurnal Wahana Pendidikan, 9(2), 179–186.
Arikunto, S., & Jabar, C. S. A. (2010). Evaluasi program pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Creswell, J. W. (2014). Qualitative inquiry and research design. Thousand Oaks: Sage Publications.
Engkoswara, & Komariah, A. (2010). Administrasi pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Hasanah, S. (2020). Tantangan supervisi pendidikan di Indonesia. Bandung: Alfabeta.
Kemendikbudristek. (2022). Panduan implementasi Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kurniasih, A. (2020). Motivasi kerja guru dalam supervisi pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 12(2).
Mulyasa, E. (2013). Manajemen dan kepemimpinan kepala sekolah. Jakarta: Bumi Aksara.
Nealey, R. L., & Evans, W. H. (1980). Handbook for effective supervision of instruction. New York: McGraw-Hill.
OECD. (2019). PISA 2018 results. Paris: OECD Publishing.
Purwanto, N. (2012). Administrasi dan supervisi pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Purwanto, N. (2021). Supervisi pendidikan di era digital. Jurnal Supervisi Pendidikan.
Rohman. (2020). Supervisi pendidikan dalam perspektif global. Jurnal Manajemen Pendidikan.
Sahertian, P. A. (2010). Konsep dasar dan teknik supervisi pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Slamet. (2017). Pengembangan profesional guru. Jakarta: Kencana.
Sudjana, N. (2012). Supervisi pendidikan: Konsep dan aplikasinya. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Suharsaputra, U. (2015). Supervisi pendidikan. Bandung: Refika Aditama.
Suparlan. (2015). Manajemen berbasis sekolah. Jakarta: Bumi Aksara.
Supriyadi. (2018). Supervisi akademik. Bandung: Alfabeta.
Supriyadi. (2019). Supervisi pendidikan. Yogyakarta: UNY Press.
Sutisna. (1983). Administrasi pendidikan: Dasar teoretis untuk praktik profesional. Bandung: Angkasa.
Yamin, M., & Maisah. (2010). Standar kinerja guru. Jakarta: Gaung Persada.
Zed, M. (2014). Metode penelitian kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.









