PENGUATAN KETERAMPILAN ABAD 21 MELALUI PENGABDIAN BERBASIS PELATIHAN INTERNET OF THINGS (IOT) DAN SAINS BAGI SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH
DOI:
https://doi.org/10.30603/irfani.v21i3.7511Keywords:
Keterampilan Abad 21, IoT, Sains, Madrasah Ibtidaiyah, Service LearningAbstract
Tujuan penelitian ini untuk: (1) Menggambarkan kondisi awal keterampilan abad 21 siswa MI; (2) Mengimplementasikan pelatihan IoT dan Sains dengan metode Service Learning; (3) Menganalisis efektivitas pelatihan dalam meningkatkan keterampilan abad 21 siswa. Metode yang digunakan adalah Service Learning, dilaksanakan di salah satu MI di Kabupaten Gorontalo dengan 18 siswa kelas V sebagai partisipan. Pendekatan kuantitatif (pre-test dan post-test) dan kualitatif (observasi, wawancara, FGD) diterapkan. Intervensi berupa modul kontekstual, kit IoT sederhana, dan skenario pembelajaran berbasis proyek. Hasil menunjukkan analisis statistik menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan (sig. 0,000) pada keterampilan abad 21 siswa, dengan nilai rata-rata meningkat dari 48,89 (pre-test) menjadi 129,17 (post-test). Observasi kualitatif mengkonfirmasi peningkatan pada aspek critical thinking, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi. Kapasitas guru juga mengalami transformasi positif menjadi fasilitator pembelajaran inovatif. Kesimpulan dan Implikasi yakni Pelatihan IoT dan Sains berbasis Service Learning terbukti efektif memperkuat keterampilan abad 21 siswa MI dan kapasitas guru. Program ini merekomendasikan integrasi model serupa ke dalam kurikulum, pendampingan berkelanjutan bagi guru, serta penguatan kemitraan multipihak untuk menjamin keberlanjutan dan replikasi inovasi pembelajaran di jenjang pendidikan dasar





