STRATEGI MAHASANTRI UNIA DALAM MEMBANGUN BRAND IMAGE DI TENGAH MASYARAKAT: STUDI KASUS DI DESA PRAGAAN LAOK
DOI:
https://doi.org/10.30603/irfani.v21i1.6719Kata Kunci:
Strategi, Mahasantri, Brand ImageAbstrak
ABSTRAK
Perkembangan pendidikan di era globalisasi mengalami perubahan yang signifikan sebagai dampak langsung dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dalam situasi ini, membangun brand image menjadi salah satu strategi penting yang harus diterapkan oleh lembaga pendidikan untuk meningkatkan daya saing serta memperoleh kepercayaan dan legitimasi dari masyarakat luas. Strategi tersebut dapat diwujudkan melalui pendekatan diferensiasi, yaitu menciptakan nilai-nilai unik yang membedakan suatu institusi dari institusi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi mahasantri UNIA Prenduan dalam membangun brand image di tengah masyarakat serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung maupun penghambat yang memengaruhi implementasi strategi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan dengan model analisis interaktif: reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi mahasantri meliputi penguatan identitas keislaman, penggunaan media digital sebagai sarana dakwah, keterlibatan dalam aktivitas sosial-keagamaan, penguatan jaringan kelembagaan, dan keteladanan dalam kehidupan masyarakat. Faktor pendukung meliputi dukungan institusional, partisipasi masyarakat, semangat internal mahasantri, dan keberlanjutan program. Adapun kendala yang dihadapi adalah keterbatasan sumber daya, manajemen waktu, serta ekspektasi masyarakat yang beragam. Temuan ini diharapkan menjadi acuan strategis bagi lembaga pendidikan dalam membentuk citra institusi yang kuat, positif, dan berkelanjutan di tengah masyarakat.