Peran Guru Penggerak dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru non penggerak di SMA Negeri 5 Barru
DOI:
https://doi.org/10.30603/irfani.v22i1.6790Kata Kunci:
Driving Teacher, Pedagogical Competence, Professional Development, Teacher Collaboration, Instructional LeadershipAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam peran Guru Penggerak dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru non penggerak di SMA Negeri 5 Barru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru penggerak, guru non penggerak, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Guru Penggerak menjalankan beberapa peran strategis yang berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kompetensi pedagogik guru non penggerak. Pertama, menggerakkan komunitas belajar, melalui pelatihan internal, lokakarya, diskusi rutin, dan berbagi praktik baik untuk meningkatkan keterampilan mengajar dan pemahaman teori pembelajaran. Kedua, menjadi pengajar praktik, dengan memberikan contoh konkret pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi, penggunaan teknologi, dan penyusunan kurikulum yang kontekstual. Ketiga, membuka ruang diskusi dan kolaborasi, yaitu menciptakan budaya dialog antar guru dalam merancang pembelajaran, melakukan refleksi, serta menyelesaikan permasalahan pembelajaran secara kolektif. Peranperan tersebut mendorong guru non penggerak untuk meningkatkan penguasaan teori pembelajaran, kemampuan menyusun kurikulum, memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), serta membangun komunikasi yang efektif dan empatik dengan peserta didik. Dukungan kepala sekolah, budaya kolaboratif, dan motivasi dari dalam diri guru menjadi faktor pendukung utama. Sementara itu, hambatan yang dihadapi antara lain keterbatasan waktu, fasilitas TIK yang belum merata, dan variasi kesiapan guru non penggerak terhadap perubahan. Dengan demikian, peran Guru Penggerak terbukti menjadi penggerak perubahan nyata di sekolah, yang tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga memperkuat kapasitas profesional guru lainnya secara berkelanjutan.
Kata kunci: Guru Penggerak, Kompetensi Pedagogik, Guru Non Penggerak, Komunitas Belajar, Pengajar Praktik, Kolaborasi.