OPTIMALISASI PERAN GURU TK DALAM INTERVENSI GANGGUAN EMOSI DAN PERILAKU ANAK USIA DINI
DOI:
https://doi.org/10.30603/irfani.v21i3.6943Kata Kunci:
Guru TK, Intervensi sosial-emosional, Gangguan emosi dan perilaku, Anak usia dini.Abstrak
ABSTRAK
Penelitian bertujuan menganalisis optimalisasi peran guru TK dalam intervensi gangguan emosi dan perilaku anak usia dini. Fokus penelitian diarahkan pada empat indikator, yaitu pemahaman dan pengetahuan guru mengenai perkembangan emosi-perilaku anak, keterampilan dalam melaksanakan intervensi, sikap kepedulian terhadap kondisi anak, serta kolaborasi dengan orang tua dan evaluasi intervensi. Metode menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Sampel penelitian berjumlah 30 guru TK Yayasan Sa’adah Martapura, yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket berskala penilaian dan dianalisis dengan statistik deskriptif, kemudian dikategorikan dalam skala rendah, sedang, tinggi, dan sangat tinggi. Hasil penelitian menunjukkan peran guru TK belum optimal pada sebagian besar indikator. Rata-rata pemahaman dan pengetahuan guru (8,65), keterampilan intervensi (12,94), serta kolaborasi dan evaluasi (10,2) pada kategori rendah. Sementara, sikap dan kepedulian guru terhadap anak (21,28) pada kategori tinggi. Hal ini memperlihatkan adanya kesenjangan antara kepedulian emosional guru dan kemampuan konseptual maupun teknis dalam melaksanakan intervensi. Maka, optimalisasi peran guru TK perlu dilakukan penguatan kapasitas dalam bentuk pelatihan, pendampingan, serta kolaborasi berkelanjutan dengan orang tua dan tenaga ahli. Penelitian diharapkan memberikan kontribusi bagi kajian intervensi sosial-emosional anak usia dini, serta manfaat bagi guru, sekolah, orang tua, dan pemangku kebijakan dalam merancang strategi pendidikan yang efektif, responsif, dan inklusif.