Pelaksanaan Pendidikan Inklusi Di Sekolah Sivana Motessori Makassar
DOI:
https://doi.org/10.30603/irfani.v22i1.7137Kata Kunci:
Inclusive Education, Children with Special Needs, Educational CollaborationAbstrak
Pendidikan inklusif merupakan wujud nyata pemenuhan hak setiap warga negara untuk memperoleh pendidikan tanpa diskriminasi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan sistem pendidikan yang memberikan kesempatan belajar yang setara bagi semua anak, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK), sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 70 Tahun 2009. Sekolah Sivana Montessori di Makassar merupakan salah satu lembaga yang menerapkan pendekatan Montessori dalam pelaksanaan pendidikan inklusif, dengan penekanan pada kemandirian, kebebasan belajar, dan penghargaan terhadap potensi individual.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan pendidikan inklusif di Sekolah Sivana Montessori, meliputi kebijakan penerimaan peserta didik berkebutuhan khusus, proses asesmen, penyusunan Program Pembelajaran Individual (PPI/IEP), penerapan kurikulum, peran guru pendidikan khusus, keterlibatan orang tua, serta tantangan yang dihadapi sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui metode observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi sumber dan metode untuk memastikan keabsahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sivana Montessori telah menerapkan pendidikan inklusif secara terencana dan sistematis. Sekolah mengombinasikan Kurikulum Nasional dengan metode Montessori berbasis pembelajaran langsung (hands-on) dan multisensori. Partisipasi orang tua, kolaborasi dengan guru dan organisasi disabilitas, serta dukungan pemerintah menjadi faktor penting dalam keberlanjutan praktik inklusif. Namun, masih terdapat tantangan seperti keterbatasan fasilitas ramah disabilitas dan kebutuhan pelatihan guru yang berkelanjutan. Model pendidikan inklusif berbasis Montessori ini dapat menjadi contoh praktik baik bagi sekolah lain dalam menciptakan lingkungan belajar yang adaptif, humanis, dan berkeadilan.