Konstruksi Model Siklus Belajar Kritis-Induktif (SBKI) Berbasis Pendekatan Rasional dan Empirik dalam Pembelajaran PAI
DOI:
https://doi.org/10.30603/irfani.v22i1.7363Kata Kunci:
pendidikan agama islam, berpikir kritis, inferensi induktif, rasional-empirik, model pembelajaranAbstrak
Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di era kontemporer menghadapi tantangan dalam menumbuhkan pola pikir kritis siswa tanpa landasan epistemologis keislaman. Berbagai model pembelajaran inovatif telah dikembangkan, namun sebagian besar masih memosisikan pemikiran kritis sebagai dampak tidak langsung dari aktivitas pembelajaran, bukan sebagai proses kognitif yang dirancang secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengonstruksi sebuah model konsep pembelajaran PAI yang terfokus pada penguatan pola pikir kritis melalui mekanisme penalaran induktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, dengan menganalisis dan mensintesiskan literatur yang relevan mengenai berpikir kritis, epistemologi Islam, serta pendekatan rasional dan empiris dalam pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model Siklus Belajar Kritis-Induktif (SBKI) dapat dirumuskan sebagai kerangka pembelajaran yang menempatkan inferensi induktif (istiqra') sebagai jantung proses berpikir siswa melalui tahapan observasi empiris, analisis data, prinsip generalisasi, dan aktualisasi nilai. Secara teoritis, model ini berkontribusi pada pengembangan pedagogi PAI yang menegaskan bahwa penguatan nalar kritis selaras dengan pembentukan iman yang reflektif dan kontekstual. Namun demikian, sebagai model kontekstual, SBKI masih memerlukan pengujian empiris lebih lanjut untuk menilai efektivitas penerapannya dalam praktik pembelajaran.