Internalisasi Nilai – Nilai Agama Islam Guna Meningkatkan Harmoni Masyarakat Melalui Majelis Selawat
DOI:
https://doi.org/10.30603/irfani.v22i1.7643Kata Kunci:
Majelis Selawat, Internalization of Islamic Values, Social Harmony, Ukhuwah Islamiyah, Social SolidarityAbstrak
Penelitian ini bertujuan menggali peran majelis selawat dalam proses internalisasi nilai-nilai agama Islam serta dampaknya terhadap keharmonisan masyarakat. Majelis selawat sebagai bentuk ibadah kolektif tidak hanya memperkuat hubungan spiritual dengan Allah, tetapi juga berfungsi sebagai ruang sosial yang mempererat relasi antaranggota masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada komunitas yang rutin menyelenggarakan majelis selawat. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi untuk memahami proses transformasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa majelis selawat berperan penting dalam menanamkan nilai kasih sayang, kedamaian, dan saling menghormati, sehingga mampu memperkuat ukhuwah islamiyah dan rasa kebersamaan. Internalisasi nilai-nilai tersebut berdampak pada terciptanya keharmonisan sosial, penurunan potensi konflik, serta meningkatnya solidaritas masyarakat. Dengan demikian, majelis selawat memiliki potensi besar sebagai sarana efektif dalam membangun masyarakat yang harmonis melalui pengamalan nilai-nilai Islam yang terinternalisasi secara berkelanjutan di berbagai lapisan sosial..