Penerapan Aplikasi “Bela Andin” untuk Pencegahan Pelecehan Seksual pada Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.30603/irfani.v22i1.7653Kata Kunci:
Sexual Abuse Prevention, Educational Applications, Early Childhood, Bela Andin ApplicationAbstrak
Kasus pelecehan seksual pada anak usia dini masih menjadi permasalahan serius di Indonesia. Anak-anak rentan menjadi korban karena keterbatasan pemahaman mengenai batas tubuh, keterampilan menolak, dan keberanian melapor. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan proses penerapan aplikasi “Bela Andin” sebagai media edukatif pencegahan pelecehan seksual pada anak usia dini dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara dengan guru dan dokumentasi penggunaan aplikasi di kelas TK. Analisis data dilakukan melalui 3 tahapan yaitu reduksi data, display data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi “Bela Andin” mempermudah anak memahami konsep batas tubuh, melatih respon menolak dan melapor. Guru menilai aplikasi ini praktis, relevan dengan kebutuhan, serta mampu menjadi jembatan komunikasi mengenai topik sensitif. Meskipun demikian, keterbatasan perangkat, pendampingan intensif, dan variasi literasi digital masih menjadi tantangan. Temuan ini menegaskan bahwa aplikasi “Bela Andin” efektif sebagai inovasi edukatif pencegahan pelecehan seksual untuk anak usia dini, namun perlu adanya sedikit perbaikan pada aplikasi tersebut.