Penerapan Teknik Sosiodrama Berbasis Nilai Sipakatau Terhadap Kemampuan Penyelesaian Konflik Sosial Murid Smpn 3 Bontocani
DOI:
https://doi.org/10.30603/irfani.v22i2.7815Kata Kunci:
konflik sosial, sosiodrama, sipakatau, budayaAbstrak
Kemampuan penyelesaian konflik sosial merupakan keterampilan penting yang mencakup pengendalian emosi, komunikasi efektif, serta kemampuan berpikir kritis dan kreatif dalam menghadapi pertentangan. Fenomena rendahnya kemampuan ini terlihat pada murid SMP Negeri 3 Bontocani, yang ditandai dengan perilaku agresif, saling mengejek, serta kecenderungan menghindari konflik tanpa solusi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penyelesaian konflik sosial murid melalui bimbingan kelompok dengan teknik sosidorama berbasis nilai sipakatau. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan model pretest-posttest nonequivalent control group terhadap 16 murid yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Data diperoleh melalui angket dan dianalisis menggunakan uji independent sample t-test. Hasil menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang menandakan adanya perbedaan antara kedua kelompok, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Hal ini menunjukkan bahwa teknik sosiodrama berbasis nilai sipakatau efektf dalam meningkatkan kemampuan penyelesaian konflik sosial murid. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan teknik sosiodrama berbasis nilai sipakatau terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan penyelesaian konflik sosial murid di SMP Negeri 3 Bontocani.