Penerapan Metode Jer Al Tanwin dalam Meningkatkan Pemahaman Kitab Fathul Qarib di Pondok Pesantren Al Anwar 2 Sarang
Keywords:
Jer Al Tanwin, Keberhasilan Santri, Kitab Fathul QaribAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan Metode Jer Al Tanwin sebagai strategi pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman terhadap Kitab Fathul Qarib di Pondok Pesantren Al Anwar 2 Sarang. Metode Jer Al Tanwin merupakan inovasi yang dikembangkan untuk membantu para santri dalam membaca serta memahami kitab kuning secara sistematis dan efektif. Melalui pendekatan ini, santri diharapkan tidak hanya mampu membaca kitab, tetapi juga dapat menyerap dan menghayati nilai-nilai Pendidikan Islam secara utuh. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian meliputi satu ustaz pencetus Metode Jer Al Tanwin, satu pengurus putri yang juga berperan sebagai ustazah pengampu, satu ustazah yang memberikan data terkait prestasi santri di madrasah, serta enam santri yang terdiri dari tiga santri jenjang MTs-MA dan tiga santri MA. Selain itu, dilakukan observasi awal terhadap satu halaqah untuk mengidentifikasi kendala awal pembelajaran. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan, analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Metode Jer Al Tanwin berdampak nyata dalam meningkatkan kemampuan membaca dan memahami Kitab Fathul Qarib. Santri mengalami peningkatan kelancaran membaca, kemampuan mengidentifikasi struktur gramatikal (i‘rab), serta penguasaan kaidah nahwu-sharaf yang ditandai dengan berkurangnya kesalahan penentuan fungsi kata. Selain itu, santri mampu memahami isi fiqh kitab secara lebih tepat, seperti menjelaskan kembali hukum wudhu dan tayamum serta menerjemahkan kalimat bersyarat secara kontekstual. Dampak lain yang teridentifikasi ialah meningkatnya motivasi dan partisipasi belajar santri, terlihat dari keaktifan diskusi dan kepercayaan diri dalam membaca kitab. Metode ini juga relevan sebagai alternatif dalam meningkatkan pengembangan pembelajaran kitab kuning di pesantren.








