Disrupsi Digital dan Ketahanan Nilai: Transformasi Kurikulum Pendidikan Islam di Madrasah dan Pesantren pada Era 4.0
DOI:
https://doi.org/10.58194/pekerti.v8i1.7300Keywords:
Curriculum Transformation, Islamic Education, Madrasah, Pesantren, Digital EraAbstract
Lembaga pendidikan Islam saat ini menghadapi ketegangan kritis antara mempertahankan nilai tradisional "kitab kuning" dengan tekanan disrupsi digital yang tidak terelakkan. Penelitian ini menganalisis transformasi kurikulum di madrasah dan pesantren, dengan menyoroti hambatan ideologis dan teknis yang muncul dalam masa transisi. Menggunakan pendekatan studi pustaka yang reflektif, temuan menunjukkan bahwa meskipun integrasi digital sangat mendesak bagi daya saing lulusan, banyak lembaga mengalami "kegagapan" institusional dan rendahnya literasi digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa jika pendidikan Islam tidak segera beralih dari metode konvensional yang statis menuju strategi adaptif-inklusif, terdapat risiko besar lembaga ini akan tergilas oleh sistem pendidikan sekuler yang lebih melek teknologi.Downloads
Published
2026-02-17
How to Cite
Aria, T., & Rohwiyono, A. (2026). Disrupsi Digital dan Ketahanan Nilai: Transformasi Kurikulum Pendidikan Islam di Madrasah dan Pesantren pada Era 4.0. Pekerti: Journal Pendidikan Islam Dan Budi Pekerti, 8(1), 75–84. https://doi.org/10.58194/pekerti.v8i1.7300
Issue
Section
Articles








