Values of Moderation in Local Musical Traditions: Learning Religious Moderation from the Massamper Putri Tradition in the Multireligious Sangihe Community
DOI:
https://doi.org/10.30603/au.v25i2.7423Kata Kunci:
Massamper Putri, Religious Moderation, Traditional Music, Multireligious SocietyAbstrak
Penelitian ini menyelidiki tradisi musik Massamper Putri sebagai media budaya untuk menginternalisasi moderasi beragama dalam komunitas multiagama Kepulauan Sangihe, Indonesia. Penelitian ini penting karena menyoroti praktik budaya lokal sebagai pendekatan yang efektif dan hidup untuk menumbuhkan harmoni antaragama di luar pengajaran agama formal. Dengan menggunakan metode etnografi kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi peserta, wawancara mendalam dengan pemain, tokoh budaya, dan tokoh lintas agama, serta dokumentasi pertunjukan dan partitur musik. Temuan menunjukkan bahwa struktur musik Massamper Putri—yang ditandai dengan nyanyian responsorial, harmoni vokal empat bagian, pengulangan lirik, dan tempo partisipatif—menciptakan ruang sosial yang inklusif dan egaliter. Liriknya menyampaikan nilai-nilai spiritual universal seperti rasa syukur, kebersamaan, dan rasa hormat, memungkinkan partisipasi lintas batas agama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Massamper Putri berfungsi sebagai bentuk moderasi beragama yang hidup yang memperkuat kohesi sosial dalam masyarakat multiagama.

