Integration of Ethnoscience into Environment-STEM Learning in Elementary Schools : An Islamic Education Perspektive

Penulis

  • Diah Wahyuningsih Universitas Ahmad Dahlan
  • Tri Kinasih Universitas Ahmad Dahlan
  • Ika Maryani Universitas Ahmad Dahlan

Kata Kunci:

Ethnoscience, Environment-STEM, Islamic Education.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi etnosains dalam pembelajaran Environment-STEM di sekolah dasar Kabupaten Pacitan dari perspektif Pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada sepuluh sekolah dasar yang terdiri atas sekolah negeri dan swasta berbasis Islam. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, kearifan lokal Pacitan direkonstruksi menjadi sumber belajar dan modul Environment-STEM melalui pemanfaatan Batik Pace Pacitan, Wayang Beber Pacitan, serta berbagai tradisi dan upacara adat lokal yang diintegrasikan ke dalam pembelajaran lingkungan, sains, teknologi, rekayasa, dan matematika. Kedua, implementasi pembelajaran Environment-STEM didominasi model Project-Based Learning yang mengembangkan proyek berbasis budaya dan lingkungan lokal sehingga peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang kontekstual, kreatif, kolaboratif, serta mampu memecahkan permasalahan lingkungan di sekitarnya. Ketiga, nilai-nilai Pendidikan Islam, meliputi khalifah fil ardh, amanah, ihsan, dan mizan, diinternalisasikan untuk membentuk karakter religius, tanggung jawab terhadap lingkungan, serta kepedulian peserta didik dalam melestarikan kearifan lokal sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan. Temuan penelitian ini menghasilkan model pembelajaran kontekstual Environment-STEM yang memperkuat literasi lingkungan, literasi sains, kompetensi abad ke-21, pelestarian budaya lokal, dan pendidikan karakter berkelanjutan di sekolah dasar.

Diterbitkan

2026-07-31

Terbitan

Bagian

Articles