Integration of Ethnoscience into Environment-STEM Learning in Elementary Schools : An Islamic Education Perspective
DOI:
https://doi.org/10.30603/au.v25i2.8261Kata Kunci:
Ethnoscience, Environment-STEM, Islamic Education.Abstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi etnosains dalam pembelajaran Environment-STEM di sekolah dasar Kabupaten Pacitan dari perspektif pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif pada sepuluh sekolah dasar negeri dan Islam. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal direkonstruksi menjadi modul Environment-STEM melalui Batik Pace, Wayang Beber, dan berbagai tradisi lokal, sedangkan Project-Based Learning mendorong pembelajaran kontekstual dan pemecahan masalah lingkungan. Perspektif pendidikan Islam berfungsi sebagai kerangka pedagogis dengan mengintegrasikan nilai khalifah fil ardh, amanah, ihsan, dan mizan ke dalam tujuan, strategi, serta evaluasi pembelajaran. Penelitian ini menghasilkan model pedagogis Environment-STEM yang memperkuat literasi lingkungan, literasi sains, karakter berkelanjutan, dan pendidikan yang responsif terhadap budaya.

