Strategi Kepala Sekolah dalam Pembinaan Kompetensi Guru di SMAN 20 Gowa
DOI:
https://doi.org/10.30603/irfani.v22i2.7702Kata Kunci:
Principal strategy, teacher development, teacher competencyAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi kepala sekolah dalam pembinaan
kompetensi guru di SMAN 20 Gowa serta mengetahui persepsi guru terhadap strategi tersebut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara,
observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah,
serta guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan beberapa strategi
dalam pembinaan kompetensi guru, antara lain melalui supervisi yang bersifat partisipatif,
Optimalisasi komunitas belajar yaitu Balira, serta memfasilitasi guru mengikuti program
pengembangan kompetensi di lingkup eksternal sebagai strategi pendukung yang relevan dengan
peningkatan kompetensi guru. Namun, terdapat beberapa hambatan yang ditemui, seperti
keterbatasan waktu, kedisiplinan, serta sebagian guru masih memerlukan dorongan lebih untuk
mengembangkan semangat belajar dan kemampuan beradaptasi terhadap inovasi pembelajaran.
Secara umum, guru memberikan persepsi positif terhadap strategi kepala sekolah. Mereka merasa
didukung, difasilitasi, dan dimotivasi untuk terus berkembang menjadi pendidik profesional. Oleh
karena itu, Strategi kepala sekolah yang adaptif dan kolaboratif berperan penting dalam
membangun kompetensi guru secara berkelanjutan,