Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dalam Trasformasi Dakwah Islam Pada Siswa SMA di Era Digital
DOI:
https://doi.org/10.58194/pekerti.v8i1.7222Kata Kunci:
Dakwah Digital, Kecerdasan Buatan, Pendidikan Agama Islam, SMA, Persepsi Guru dan SiswaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam transformasi dakwah Islam pada siswa SMA di era digital dengan memfokuskan pada persepsi siswa dan guru Pendidikan Agama Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi dan wawancara mendalam dengan dua siswa dan seorang guru PAI di SMA Negeri 74 Jakarta. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola pemanfaatan AI, persepsi pengguna, serta implikasinya terhadap praktik dakwah digital di lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa melihat AI sebagai alat yang efektif untuk mempercepat proses pembuatan konten dakwah, meningkatkan kreativitas, dan menghadirkan format dakwah yang lebih menarik bagi generasi muda. Namun, mereka tetap menyadari kebutuhan akan verifikasi sumber keagamaan. Sebaliknya, guru PAI menunjukkan sikap lebih hati-hati, menekankan pentingnya otoritas keagamaan, validitas kitab klasik, dan peran embodied practice dalam pembelajaran agama. AI dianggap bermanfaat sebagai pelengkap pedagogis, bukan pengganti otoritas keilmuan guru. Studi ini menegaskan perlunya iQAntegrasi AI yang terarah, etis, dan terverifikasi untuk menjaga kualitas dakwah digital sekaligus menjawab kebutuhan generasi digital.








