A Bibliometric Mapping of Islamic Education Curriculum in Southeast Asia: Trends, Thematic Clusters, and Collaboration Networks (1998–2025)
Pemetaan Bibliometrik Kurikulum PAI Asia Tenggara: Tren, Klaster Tematik, dan Jaringan Kolaborasi (1998–2025)
DOI:
https://doi.org/10.58194/pekerti.v8i1.7555Kata Kunci:
Kurikulum, Pendidikan Islam, Bibliometrik, Kolaborasi, Asia TenggaraAbstrak
Melalui penggunaan 768 artikel terindeks Scopus, penelitian ini mencakup lanskap bibliometrik penelitian Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Asia Tenggara periode 1998–2025. Dengan pendekatan pemetaan sains menggunakan VOSviewer dan Biblioshiny, penelitian mencakup tren publikasi, produktivitas penulis/institusi, dampak sitasi, klaster kata kunci, dan jaringan kolaborasi. Hasil menunjukkan akselerasi publikasi 485% pasca-2017, dengan puncak 124 artikel 2024 dan 115 artikel 2025. Indonesia 65,4% dan Malaysia 21,3% didominasi sebagai hub epistemik regional. Analisis co-occurrence mengidentifikasi lima klaster tema utama: pendidikan Islam, pedagogi, moderasi beragama, kurikulum reformasi, digitalisasi. Kata kunci dominan adalah “curriculum” 141, “Islamic education” 120, dan “human” 64, mencerminkan pergeseran paradigma ke pendekatan humanistik-adaptif: kontribusi pendidikan 115-144, kontribusi profesional 149 dengan VOSviewer. Kesimpulannya, penelitian ini memberikan kontribusi metodologis berupa roadmap bibliometrik dan praktis berupa dasar integrasi kebijakan PAI ke SDGs dan Kurikulum Merdeka.








