Strategi Adaptif Pembelajaran Inklusif: Studi Komparatif Madrasah Berbasis Pesantren dan Non-Pesantren
Kata Kunci:
Pendidikan Inklusif, Madrasah Pesantren, Madrasah Non-Pesantren, Strategi AdaptifAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komparatif mengenai implementasi pembelajaran inklusif pada madrasah berbasis pesantren dan madrasah formal non-pesantren di Indonesia melalui metode studi kepustakaan (library research), dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan analisis komparatif-kontras terhadap dokumen regulasi dan literatur ilmiah. Penelitian ini menunjukkan bahwa madrasah pesantren membangun pendekatan afektif berbasis bimbingan personal (sorogan), kehidupan komunal berasrama, dan internalisasi nilai rahmah dan tasamuh, walaupun masih rentan terhadap stigma sosial. Sedangkan, madrasah non-pesantren membangun sistem yang lebih terstruktur, mencakup Program Pembelajaran Individual, asesmen diagnostik, kolaborasi co-teaching, dan penyediaan sarana aksesibel dan teknologi asistif, tetapi dibatasi oleh waktu layanan yang hanya berlaku pada jam sekolah saja. Analisis komparatif memperlihatkan perbedaan mendasar pada sejarah kelembagaan, cakupan kurikulum, dan pola kepemimpinan, di antara kedua model ini. Sintesis penelitian merumuskan tiga arah pengembangan, yaitu penguatan model adaptif khas pesantren, penguatan model adaptif khas madrasah formal, dan gagasan model hibrid integratif yang mengintegrasikan kekuatan kultural pesantren dengan tata kelola administratif madrasah formal, dengan menggunakan Kurikulum Merdeka sebagai instrumen penjembatan. Temuan ini memberikan kontribusi konseptual teoritis bagi sosiologi pendidikan Islam dan basis rekomendasi kebijakan inklusi yang lebih kontekstual serta rekomendasi praktis untuk pengambil kebijakan dalam menyusun program inklusi yang adaptif dan tepat sasaran.








