Kebijakan Pendidikan dalam Bingkai Guru dan Dosen: Analisis Peningkatan Kompetensi dan Beban Administratif

Authors

  • Salimudin UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Salwa Hajar UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Achmad Muhibin Zuhri UIN Sunan Ampel Surabaya

Keywords:

Kebijakan Pendidikan, Guru, Dosen, Kompetensi Profesional, Beban Administratif

Abstract

Kebijakan pendidikan Indonesia menempatkan guru dan dosen sebagai bagian penting dari transformasi sistem pendidikan negara, praktiknya menunjukkan paradoks antara meningkatkan kemampuan profesional dan meningkatkan beban administratif. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika implementasi kebijakan pendidikan dalam menemukan keseimbangan antara profesionalisme pendidik dan tuntutan birokrasi.Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis kebijakan publik model George C. Edwards III yang menekankan empat variabel implementasi: komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan peningkatan kompetensi seperti sertifikasi, pelatihan berkelanjutan, dan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) berkontribusi terhadap penguatan kapasitas pedagogik, tetapi belum diimbangi dengan reformasi administrasi yang efisien. Tingginya intensitas pelaporan memunculkan administrative overload yang menggeser fokus pendidik dari fungsi utama pendidikan, penelitian, dan pengabdian, serta berdampak pada efektivitas kinerja dan kesejahteraan psikososial (psychosocial well-being).

Published

2026-02-27

How to Cite

Salimudin, Hajar, S., & Zuhri, A. M. (2026). Kebijakan Pendidikan dalam Bingkai Guru dan Dosen: Analisis Peningkatan Kompetensi dan Beban Administratif. Pekerti: Journal Pendidikan Islam Dan Budi Pekerti, 8(1), 156–166. Retrieved from https://journal.iaingorontalo.ac.id/index.php/pekerti/article/view/7629

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.