Analisis Integrasi Rekonstruksi Desain Kurikulum Kolaboratif Pesantren dan Al-Azhar di PP. Daarul Ukhuwwah Putri 2 Malang

Penulis

  • Khoula Azwary UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Sutiah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Abd Gafur UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

DOI:

https://doi.org/10.58194/pekerti.v8i1.7548

Kata Kunci:

Al-Azhar University, integrasi kurikulum, pesantren, tahfiz Al-Qur’an, mutu lulusan

Abstrak

Berbagai kajian tentang implementasi kurikulum Al-Azhar di lembaga pendidikan Islam Indonesia umumnya menitikberatkan pada aspek bahasa Arab atau administratif kelembagaan, namun belum banyak mengkaji bagaimana kurikulum Al-Azhar yang berbasis Al-Qur’an dan keilmuan Islam dapat diintegrasikan secara sistemik dengan tradisi pesantren Indonesia hingga menghasilkan lulusan tahfiz dan penguasaan kitab turāṡ yang memenuhi standar seleksi Al-Azhar University. Kesenjangan ini menunjukkan perlunya model kurikulum kolaboratif yang tidak sekadar bersifat adopsi, tetapi integratif dan kontekstual sesuai karakter pesantren.

 

Penelitian ini bertujuan menganalisis desain, implementasi, evaluasi, dan implikasi integrasi kurikulum kolaboratif pesantren dan Al-Azhar di PP. Daarul Ukhuwwah Putri 2 Malang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap pimpinan pesantren, pengelola kurikulum, guru, dan santriwati, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Analisis temuan dikaitkan dengan teori kurikulum Ralph W. Tyler, pendekatan integrasi kurikulum Robin Fogarty, konsep ta’dīb Al-Attas, serta manajemen mutu pendidikan berbasis 5M.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain integrasi kurikulum disusun secara sistemik dengan menyelaraskan kurikulum nasional, sistem pesantren, KMI Gontor, dan kurikulum Al-Azhar dalam satu orientasi mutu lulusan. Implementasi kurikulum kolaboratif diwujudkan melalui integrasi pembelajaran tahfiz Al-Qur’an, pendalaman keilmuan Islam (turāṡ), penguatan bahasa Arab akademik, serta pembiasaan nilai adab dalam kehidupan pesantren. Evaluasi dan pengawasan kurikulum dilakukan secara berlapis dan berkelanjutan, mencakup evaluasi akademik, keagamaan, dan karakter, serta didukung evaluasi berkala oleh asātidz Al-Azhar sebagai penjaminan mutu eksternal. Implikasi penerapan kurikulum kolaboratif terlihat pada peningkatan kompetensi akademik dan keagamaan santriwati, penguatan jejaring kerja sama lintas pesantren dan internasional, serta kesiapan lulusan pesantren putri untuk memenuhi standar dan diterima melanjutkan studi di Al-Azhar University. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model kurikulum pendidikan Islam integratif berbasis mutu lulusan dan pengelolaan kurikulum kolaboratif dalam konteks pesantren perempuan.

 

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-17

Cara Mengutip

Azwary, K., Sutiah, & Gafur, A. (2026). Analisis Integrasi Rekonstruksi Desain Kurikulum Kolaboratif Pesantren dan Al-Azhar di PP. Daarul Ukhuwwah Putri 2 Malang. Pekerti: Journal Pendidikan Islam Dan Budi Pekerti, 8(1), 51–58. https://doi.org/10.58194/pekerti.v8i1.7548

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel Serupa

1 2 3 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.