Implementasi Kelas Pegon dalam Upaya Meningkatkan Literasi Kitab Santri Baru: Studi Kasus di Pondok Pesantren Darussa'adah 3 Kedung
Kata Kunci:
Aksara Pegon, Literasi Kitab, Santri BaruAbstrak
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi kelas Pegon dalam meningkatkan literasi kitab santri baru di Pondok Pesantren Darussa’adah 3 Kedung. Latar belakang penelitian ini adalah beragamnya latar pendidikan santri baru yang belum memahami aksara Pegon, padahal seluruh kegiatan pembelajaran pesantren seperti bandongan, tarbiyah, dan sorogan menggunakan Pegon sebagai media utama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas Pegon berperan dalam standarisasi kemampuan dasar santri baru, dengan metode pembelajaran yang lebih menekankan praktik dibanding teori. Respon santri terhadap kelas Pegon sangat positif karena mereka merasa terbantu dalam memahami kitab kuning. Mereka juga mengakui bahwa kelas Pegon telah membantu mereka meningkatkan keterampilan menulis sesuai kaidah Pegon dan bahasa Arab, sehingga santri lebih siap mengikuti kegiatan keagamaan. Walaupun terdapat tantangan berupa jadwal pondok yang padat dan jumlah santri yang besar, komitmen pengasuh, peran guru, serta antusiasme santri menjadi faktor penentu keberhasilan studi. Implikasi pada penelitian yakni kelas Pegon dapat menjadi strategi pedagogis dalam menjembatani kesenjangan kemampuan literasi kitab santri baru sekaligus memperkuat kesiapan mereka mengikuti pembelajaran kitab kuning.








